DELI SERDANG - M Ridwan (21) warga Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, luka parah usai dibacok sekelompok pria diduga preman. Peristiwa itu terjadi, Jumat (14/3/2025) sekira jam 03.25 WIB di simpang perbatasan Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam.
Ceritanya, saat itu Ridwan membeli rokok di salah satu warung disana. Usai membeli rokok, ia bergegas hendak membangunkan keluarganya untuk sahur.
Tiba-tiba, sejumlah pria diduga kelompok preman datang menghampirinya. Sempat terjadi adu mulut saat itu. Namun, karena korban merasa tidak ada masalah dengan kelompok preman dimaksud, ia memilih pergi.
Tapi, begitu beranjak, pelaku langsung membacok korban dengan parang. Akibatnya, korban mengalami luka robek cukup serius di bagian kepala dan leher. usai membacok korban, pelaku langsung kabur.
Oleh warga, korban yang luka parah dilarikan ke RS H Amri Tambunan untuk mendapat pertolongan medis.
Peristiwa itu, kini sudah dilaporkan ke pihak berwajib. Sesuai STTLP/B/251/III/2025/SPKT/Polresta Deli Serdang/Polda Sumatera Utara pada Jumat 14 Maret 2025.
Sejauh ini, kondisi kesehatan korban belum dapat diketahui pastinya. Masih dalam perawatan intensif.
Anca, mantan petinju Deli Serdang merupakan kerabat korban, kepada wartawan menuturkan, ia dan pihak keluarga berharap agar pihak kepolisian secepatnya mengungkap kasus dan menangkap para pelaku.
Terpisah, kondisi ini menyita perhatian aktivis muda Nahdatul Ulama (NU) Deli Serdang, Pantas Tarigan M.Si. Menurut pria yang juga ketua LSM LIPAN Sumut dan merupakan aktivis '98' tersebut, wilkum Deli Serdang sedang tidak baik-baik saja. Banyak tindak kejahatan.
"Wilayah Hukum Polresta Deli Serdang sedang tidak baik-baik saja. Banyak tindak kejahatan. Begal, judi, narkoba, tambang ilegal dan lain sebaginya merajalela. Makanya saat kita mendengar kabar penggantian Kombes Pol Raphael Sandhy Cahya Priambodo dari jabatannya sebagai Kapolresta Deli Serdang, kita sangat mendukung langkah yang diambil kapolri tersebut. Terbilang gak ada prestasi yang diukirnya mengharumkan kabupaten Deli Serdang selama ini. Bahkan, laporan LSM jarang direspon", ujar Pantas Tarigan, Senin (17/3) sore. (dil)
0 Komentar